Rindu mengalir bagaikan derasan air, meskipun air ditahan sekuat kemampuan ia tetap menetes disela-sela lubang kecil.
Begitupun Rindu,,
semakin ditahan ia semakin mengalirkan rasa yg tak mampu dijelaskan lewat sebuah kata, krn kata tak mampu mewakili rasa yg bernama "RINDU"
Rindu yg sedang menyerang jiwa kerohanianmu, telah menenggelamkan raga mu dlm ruang waktu.
Siramilah rasa yg bernama "RINDU" dgn keyakinanmu serta sebait harapan bhwa hukum waktu akan mempertemukan.
Kerjakan bagian mu dgn kesabaran, berdo'alah agar para penghuni langit menggerakan hukum waktu dgn cepat sesuai kehendak ilahi.
Jgn menghakimi waktu krn hasrat kemanusiaanmu, ikutilah jalan yg ditetapkan oleh ilahi ntuk menuju hari, dan waktu dimana engkau tak bisa lagi berkata aku atau kamu, krn yg ada hanya "KITA"








0 komentar:
Post a Comment
Silakan Berkomentar dengan Bijak, Sesuai dengan Topik Pembahasan, Terima Kasih Telah Berkunjung Ke Blog Saya.