Friday, January 11, 2019

SEJARAH SINGKAT KOTA BIMA DAN PERJUANGANNYA UNTUK NKRI

                                   

Bismillah.
BIMA... BIMA.. BIMA..

Tuan Yang Mulia
Apakah Tuan Tahu Dana Mbojo?
Jika anda Belum mendapatkan Khabarnya akan kami Habarkan...

Tuan....
Bima dulunya adalah Negara Besar
wilayahnya terhampar Luas hingga ke Bumi Alor
Istana ASI POTA namanya

Tuan...
Apakah anda Pernah ke Buton,  Syiam?
Dana Mbojo pun disana
Ketika Mataram Tidak memiliki Patih
Kesultanan Bima Mengirim putra Mahkota terbaiknya Datuk Haji Sulaiman menjadi Patih di Mataram Ngayogyakarta Hadininggrat
Tak pun sampai di situ,  Cucu beliaupun ikut berjuang mengusir Kompeni
Tuan tuan menyebutnya DIPO NEGORO

Tuan...
Raden Wijaya Sang Pendiri Majapahit
dalam pelariannya dikelilingi oleh Para pecundang dan pengecut serta Penghianat
Kerajaan Bima pun mengirim Bala Bantuan pasukan Lengkap dengan Pasukan Jara (Kavaleri Berkuda)  dibawah Komando Sang Rangga Lawe,  mereka ikut mendirikan Majapahit bersama Putri Ceumpaka.
Pasukan inilah cikal bakal PASUKAN BHAYANGKARA,  dibawah kendali Ompu Lembo Fiko...
Tuan tuan menyebutnya LA GAJA MADA

Tuan...
dijaman perjuangan kemerdekaan
Bapak Proklamator selesai berpidato
tidak jadi menuruni Tangga
beliaupun berucap "Siapa yang kawal"
"Saya", ucap seorang pemuda sambil mengunus Badiknya
"You siapa?,  Abdul kahar jawabnya.

Tuan...
Tuan pasti Tahu KTT Asia Afrika pertama di Bandung?
apakah Tuan Tahu siapa yang merancangnya dan Notulennya,  Beliau adalah orang Bima.  IBRAHIM STENO
Tuan tuan pun memperingatinya setiap tahun
beringbangnya kekuatan antara Barat daa Timur hingga bubarnya Unisoviet.

Tuan...
Pendiri NU,  Al Imam Asyari pernah mengatakan "Jangan Sakiti Kudanya,  Pesan Teman saya dari Bima"
Apakah Tuan tahu siapa orang tersebut?
Beliau adalah Syaihk Abdul Ghani Albimawi (Almahdali) Beliau adalah imam di Masjidil Haram.  jika anda membaca sejarah Pendiri Muhamadiyah,  Nahdatul Ulama,  Nahdatul Wathan,  Imam Nawawi Albantani,  Pagar Ruyung,  Penghulu Melayu,  Ulama Ulama Minang,  Pase (Pasai), Banda dan Tiro,  ada nama beliau diantara orang orang mulia tersebut.
ALFATIHAH UNTUK MEREKA SEMUANYA.

Tuan...
Kesultanan Bima sangat Kaya,  saking Kayanya,  bahkan sebuah Pulau dijadikan Mahar Perkawinan...
Laki laki Gagah ini tampil bertempur di Benteng Somba Opu..
Ambela....  Ambela...  Ambelaaaa Malombasyi..
Ya Lambila Abil Khair Siradjuddin
Ipar Dari Muhammad Albaqir Alsultanul Hassanuddin Malombassyi.
Tuan tuan menyebutnya negeri itu MANGGARAI.

Tuan...
Geografis Bima sangat Luas
Saking Luasnya,  Saat Arus Laut Surut,  Orang orang Sape dan Bajo meluncur dari Nisa Nae (Rinca,  Kelor,  Kukusan,  Komodo (Naga))
Wilayah itu adalah Bima Tuan
atas kesepakatan dengan Mentri Indonesia Timur dimasukkan ke NTT.

Tuan...
Seorang laki laki Flamboyan dua kali datang ke Bima meminta ada Bima masuk ke dalam Republik Indonesia dan dijanjikan menjadi Daerah Istimewa.
di daulat oleh Sultan Muhammad Salahuddin dan langsung dibacakan di depan Istananya.

---------------------------------------------------------------------------
“ Paduka yang mulia,
rindu yang meluas ini bukan baru sekarang saja timbulnya, akan tetapi sejak ledakan proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945.
pada saat ketika mana terbayanglah di muka kami rakyat disini wajah bapak-bapak pemimpin kita Bung Karno dan Bung Hatta yang sedang memproklamirkan kemerdekaan indonesia, lalu pada saat itu juga tertanamlah dalam jiwa rakyat disini arti proklamasi yang harus dijunjung tinggi, harus dipertahankan dan harus dimiliki itu.
sehingga pada tanggal 22 Nopember 1945, kami di kesultanan Bima ini mengeluarkan peryataan bahwa daerah kesultanan Bima menjadi daerah istimewa yang langsung berdiri di belakang Republik indoenesia.”
---------------------------------------------------------------------------
Dibelakang Tuan,  bukan di Depan.
Walaupun hanya diantar sampai di depan Pintu Gerbang...
Bergabungnya Bima adalah pondasi Berdirinya NKRI,  dengan 2 daerah Istimewa (Bima tidak termasuk)

Tuan...
Anda Tahu Nama Garuda?
Kesultanan Pontianak Abdul Hamid AlQadri Membuatnya Satu Kepala tapi kesultanan Bima memiliki Garuda Dua Kepala bukti pengakuan kepada Negara dan Agama.
Kami menyebutnya 'BANGGAMBARU" Raja Burung dari Utara

Tuan...
Kami tidak mengenal Nusa,  kami hanya mengenal Nisa,  Gugusan daratan yang di kelilingi Oleh Laut.
Nenek Moyang Kami saat berlayar mengetahui daratan berdasarkan Bintang,  Kami menyebutnya NTARA...
kami membidiknya menggunakan Biduk Kapal dengan Ntara.
Daratan itu Tuan sebut dengan NUSANTARA
Negeri yang dinaungi oleh Bintang.
kami tak perlu lagi membuka ATLANTIS

Tuan...
Pasti pernah membaca buku ini
Javanese Voters: A Case Study of an Election Under A Hegemonic Party System in Indonesia, Gadjah Mada, Yogyakarta, Vol.1, July 1, 1997)
saya tidak tahu siapa pengarangnya dan orang Mana Beliau.

Tuan...
Mempelajari suatu negeri
belajarlah sejarah dan peradaban

Salah Kata, Bibir terkatup
Salah Ucao,  Lidah Keseleo
Salah Bicara,  Tiba Akal.

Dana Mbojo Dana Mbari
Dana Mbojo Dana Na Mbari
Dana Mbojo Dana Mambari

Coretan Usang,  Kiprah Bima di NKRI.

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Berkomentar dengan Bijak, Sesuai dengan Topik Pembahasan, Terima Kasih Telah Berkunjung Ke Blog Saya.

https://informasidanpendidikankesehatan.blogspot.com/Kemiskinan itu bukan semalam tanpa makan tetapi sehari tanpa berpikir.